LAPORAN PENGAMATAN PROSES DAN HASIL FERMENTASI ALKOHOL PADA TAPAI KETAN, TAPAI SINGKONG DAN PEYEUM Fani Masturina XI MIA 7 06 SMA 2 KUDUS Tahun ajaran 2015/2016 DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Tujuan Penelitian BAB II PEMBAHASAN 2.1 Landasan Teori BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.2 Metode dan Instrumen Penelitian BAB IV Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang dibantu oleh ragi atau bakteri Saccromyces cerivisiae yang dapat mengubah karbohidrat menjadi alkohol dan karbon dioksida. Dalam pembuatan tape ketan, beras perlu dimasak dan dikukus terlebih dahulu sebelum dibubuhi ragi. Campuran tersebut ditutup dengan daun dan diinkubasi pada 25-30o selama 2-3 Tabel 2. Data Pengamatan Pembuatan Tape yang Dibuat Siswa Bahan (Sumber Karbohidrat) Tekstur Sebelum Diberi Ragi Setelah Menjadi Tape Rasa Singkong keras tawar lunak manis Ketan keras tawar Sedikit lunak manis Setelah melakukan aktivitas pembuatan tape, hasil diskusi dari pertanyaan berikut adalah: 1. Pembuatan Tape Ketan Hitam adalah proses fermentasi yang sangat dikenal di Indonesia. Proses fermentasi menghasilkan senyawa-senyawa yang sangat berguna, mulai dari makanan sampai obat-obatan. Proses fermentasi pada makanan yang sering dilakukan adalah proses pembuatan tape, tempe, yoghurt, dan tahu. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.

hasil pengamatan pembuatan tape ketan